Posts filed under ‘KEHAMILAN’

[BLIGHTED OVUM] Kehamilan Kosong

Blighted ovum adalah keadaan dimana seorang wanita merasa hamil tetapi tidak ada bayi di dalam kandungan. Seorang wanita yang mengalaminya juga merasakan gejala-gejala kehamilan seperti terlambat menstruasi, mual dan muntah pada awal kehamilan (morning sickness), payudara mengeras, serta terjadi pembesaran perut, bahkan saat dilakukan tes kehamilan baik test pack maupun laboratorium hasilnya pun positif.

Pada saat konsepsi, sel telur (ovum) yang matang bertemu sperma. Namun akibat berbagai faktor maka sel telur yang telah dibuahi sperma tidak dapat berkembang sempurna, dan hanya terbentuk plasenta yang berisi cairan. Meskipun demikian plasenta tersebut tetap tertanam di dalam rahim. Plasenta menghasilkan hormon HCG (human chorionic gonadotropin) dimana hormon ini akan memberikan sinyal pada indung telur (ovarium) dan otak sebagai pemberitahuan bahwa sudah terdapat hasil konsepsi di dalam rahim. Hormon HCG yang menyebabkan munculnya gejala-gejala kehamilan seperti mual, muntah, ngidam dan menyebabkan tes kehamilan menjadi positif. Karena tes kehamilan baik test pack maupun laboratorium pada umumnya mengukur kadar hormon HCG (human chorionic gonadotropin) yang sering disebut juga sebagai hormon kehamilan.

Hingga saat ini belum ada cara untuk mendeteksi dini kehamilan blighted ovum. Seorang wanita baru dapat diindikasikan mengalami blighted ovum bila telah melakukan pemeriksaan USG transvaginal. Namun tindakan tersebut baru bisa dilakukan saat kehamilan memasuki usia 6-7 minggu. Sebab saat itu diameter kantung kehamilan sudah lebih besar dari 16 milimeter sehingga bisa terlihat lebih jelas. Dari situ juga akan tampak, adanya kantung kehamilan yang kosong dan tidak berisi janin.

Karena gejalanya yang tidak spesifik, maka biasanya blighted ovum baru ditemukan setelah akan tejadi keguguran spontan dimana muncul keluhan perdarahan. Selain blighted ovum, perut yang membesar seperti hamil, dapat disebabkan hamil anggur (mola hidatidosa), tumor rahim atau penyakit usus.

Sekitar 60% blighted ovum disebabkan kelainan kromosom dalam proses pembuahan sel telur dan sperma. Infeksi TORCH, rubella dan streptokokus, penyakit kencing manis (diabetes mellitus) yang tidak terkontrol, rendahnya kadar beta HCG serta faktor imunologis seperti adanya antibodi terhadap janin juga dapat menyebabkan blighted ovum. Risiko juga meningkat bila usia suami atau istri semakin tua karena kualitas sperma atau ovum menjadi turun.

Jika telah didiagnosis blighted ovum, maka tindakan selanjutnya adalah mengeluarkan hasil konsepsi dari rahim (kuretase). Hasil kuretase akan dianalisa untuk memastikan apa penyebab blighted ovum lalu mengatasi penyebabnya. Jika karena infeksi maka dapat diobati sehingga kejadian ini tidak berulang. Jika penyebabnya antibodi maka dapat dilakukan program imunoterapi sehingga kelak dapat hamil sungguhan.

Untuk mencegah terjadinya blighted ovum, maka dapat dilakukan beberapa tindakan pencegahan seperti pemeriksaan TORCH, imunisasi rubella pada wanita yang hendak hamil, bila menderita penyakit disembuhkan dulu, dikontrol gula darahnya, melakukan pemeriksaan kromosom terutama bila usia di atas 35 tahun, menghentikan kebiasaan merokok agar kualitas sperma/ovum baik, memeriksakan kehamilan yang rutin dan membiasakan pola hidup sehat.

Read more: http://doktersehat.com/2008/07/28/84/#ixzz0yGnLhY5V

September 1, 2010 at 9:50 am 3 comments

Kenaikan Berat Badan Selama Hamil

Note that everywoman has different shape and look of shape. Ada yang bakatnya hamil mungil, sampe melahirkan orang ga tau kalo dia hamil. Bayinya oke2 saja. Ada yang baru hamil 3 bulan, mau nyimpen surprise keburu ditanya orang. Eh, ga hamil dikira hamil, hehehe…
Bb dan tingginya sama, tapi kok penampakannya lain?

Yang harus dilakukan adalah:
Mengukur BMI (Body Mass Index) untuk mengetahui apakah kita over atau underweight. Caranya: bb dibagi tb2, satuannya dalam metriks (kg/m2). Bisa juga mengukur % lemak, pake alat lebih canggih oleh ahlinya. Normal % lemak buat perempuan adalah 22-25%. Penghitungan lain lagi bagi mereka yang punya ‘tulang gede’

Kemudian bandingkan dengan tabel kenaikan bb untuk hamil:
BMI Klas Total naik trimester 1 trimester 2/3

obesitas 15-20 lbs 1 lb/m 0.5 lb/w
hamil kembar – 35-40 lbs – -

Pada kasusku, bb awal: 116.5lb, tinggi 5.03″. BMI=4.6, klas=underweight. Seharusnya total naik bb: 35-40. Pada bulan 5.5 sudah naik 32lbs, waw… hihihi… mefet banget ya…

Kenapa harus diketahui? Apa sih efeknya? Paling utama berpengaruh adalah pada kondisi sebelum kehamilan. Hubungannya sih dengan fertility. Perempuan yang under-overweightnya extrim, cenderung gak vertil. Banyak penjelasannya.

Dalam kehamilan, usahakan agar:
Keep on track. BB naik seperlunya. Kenapa? Ya kan kita hamil, ada bayi yang berkembang ditubuh kita, masa bb kita ga naik.
Kebanyakan naik bb ketika hamil bisa berakibat gestational diabet dan preeclampsia, m/c dan birth deffect. Jangan diet ketika hamil, bisa menyebabkan hormon tidak stabil. Syerem ya? Iya, yang syerem2 harus diketahui agar kita waspada. Tanggung jawab orang hamil gede ya ;)
Kebanyakan naik bb ketika hamil, berpotensi obesitas beberapa tahun sesudahnya.

Namun… namun yaaa… Kalo semuanya sudah normal. Pola makan teratur dan rapi, kita juga ga lupa exercise, trus kok masih gitu aja sih, tetep aja bb ga naik2 atau bbnya naik banyak. Kembalikan pada diri kita sendiri:
– Do we feel fine? Kalo kita merasa nyaman, ya oke2 saja.
– Talk to doctor. Makanya kita harus check-up rutin. Dia ahlinya dan bisa membaca data kita secara ilmiah. Once s/he said you both fine, so it’s fine. Kadang ada juga sih dokternya kalo ngomong nyebelin, kadang juga mereka nakut2in ‘jangan begini, ntar begitu, harus begini, biar begitu’. Tapi tetep pasti keluar kata2: ‘normal/baik2 saja’, itu yang kita pegang.

Sesimple itu kah? Ga. Masih ada faktor lain yang ga kalah penting, hihihi…
Komentar orang lain, pertanyaan, tanggapan, tatapan ‘kekaguman’ atau bahkah memelas ;)) Wajar ya. Katanya orang hamil itu sensi habis, pengaruh hormon. Sementara urusan bb itu, jangan kata yang hamil, yang ga hamil aja suka tengsin kalo dikomentari penampakannya.

Kasian ya, kecil amat, bayinya kurang makan ntar
Gede amaaaat… Yakin ga kembar? Gimana ntar 9 bulannya?
Bbnya ga bole berkurang loh
Bbnya ga bole kebanyakan naik loh

Sometime people doesn’t know how rude they words for our moment. Stranger, beloved husband, parents, closefriend, or even another pregnant women. They could do that. Bikin bingung, panik, dan empet juga kadang ya.

Lha terus aku sendiri? Waktu hamil pertama, emang gede banget. Padahal susah makan, tapi emang ga bisa gerak banyak gara2 lower back pain itu. Kaki bengkak segede bayi gajah. Muka tembem. Wah payah. Tapi test ini test itu, dokter berkesimpulan aku baik2, ya udah mo gimana lagi.
Hamil kedua ini, baru 5 bulan udah kayak mo melahirkan, hihhi… Iya, banyak pertanyaan dan komentar juga. Minggu 26 udah naik 32 (seharusnya 20lbs saja). Huhu… andai hamil bisa size zero, hahaha…
But I am feel fine, happy, and healthy. Dokter juga bilang ga apa2. Malah dia the only one whi say as what I want to hear :D : “iya lah, udah setengah jalan, tentu saja gede, bbnya ga masalah kok, cuman naik 8 lb” Cieee… hihihi…

Baru mau test diabet besok selasa, moga2 ga apa2.

Sumber: I am pregnant forum. Click aja untuk lebih jelas. Di situ kita juga bisa menghitung MBI kita.

*Hasil test diabet dan anemiaku menunjukan aku normal. Artinya kelebihan bbku tidak membahayakan.

sumber: keseharian

July 28, 2009 at 8:33 am 1 comment

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Selama Hamil

Hal- hal Yang Perlu Diperhatikan dalam Masa Kehamilan :

* Makan 1-2 piring lebih banyak makanan bergizi dalam 1 hari- terlebih jika anda kurus, makan lebih banyak sayur dan buah, lauk- pauk – daging merah, ayam, telur, ikan, ercis dan kacang- kacangan setiap hari

* Periksa kehamilan secara teratur ke bidan atau petugas kesehatan lainnya.
* Minum suplemen zat besi dari bidan tiap hari untuk mencegah pendarahan pada saat melahirkan.
* Menerima suntikan TT 2 kali semasa kehamilan
* Menggunakan garam beryodium di makanan setiap hari untuk kesehatan janin.
* Tetap melakukan aktivitas sehari- hari dan berolahraga secara teratur, tapi jaga jangan terlalu capek.

Hal-hal Yang Harus dihindari Untuk Kesehatan Janin

* Bekerja terlalu keras dan tidak cukup istirahat.
* Minum obat sembarangan kecuali dengan resep dokter.
* Pijat perut.
* Berada di sekitar anak- anak penderita cacar atau cacar Jerman.
* Merokok
* Minum minuman beralkohol
* Bekerja dengan dan menghirup pestisida, herbisida atau bahan kimia lainnya.
* Makan terlalu sedikit dengan menu monoton; tidak ada makanan yang harus dihindari selama kehamilan.

Petunjuk Pertolongan Pertama Untuk mengatasi Masalah Ringan Selama Kehamilan
* Mual atau Muntah-Coba makan dengan porsi kecil tapi teratur walaupun tidak ada nafsu makan. Jika masih berlanjut, bidan mungkin bisa memberi obat.
* Panas atau Terbakar –di lambung atau rongga dada (asam lambung dan dada sesak) – Makan makanan dalam porsi kecil sampai habis dan banyak minum air.Bidan mungkin bisa memberi obat.
* Bengkak Kaki- Istirahat dengan kaki diangkat selama beberapa kali dalam sehari. Makan secara teratur dan kurangi makanan bergaram tiggi seperti mi instan. Jika kaki sangat bengkak, dikuti pembengkakan tangan dan wajah, segera pergi berobat.
* Sakit Punggung : Bisa diatasi melalui olahraga serta sikap duduk dan berdiri tegak.
* Terlalu kurus, pucat dan lemah : Makan lebih banyak beserta lauk pauk seperti ercis, kacang- kacangan, daging ayam, susu, telur, daging merah, ikan dan sayur warna hijau tua. Minum kapsul zat besi setiap hari.
* Sembelit :Minum banyak air- kurang lebih 6-8 gelas sehari. Makan banyak buah, sayuran, dan ubi. Banyak berolahraga

Tanda bahaya Masa Kehamilan

* Pendarahan : Berbaring diam dan panggil petugas kesehatan.Jika pendarahan terjadi di masa akhir kehamilan- setelah 6 bulan, segera pergi ke Rumah Sakit
* Anemia Akut: Merasa makin lemah, cepat capek, dan terlihat pucat; harus minta kapsul zat besi ke petugas kesehatan. Lebih baik melahirkan di Rumah Sakit karena resiko pendarahan tinggi.
* Bengkak kaki di tiga bulan terakhir kehamilan disertai gejala bengkak tangan, muka, pusing berkepanjangan, atau pengelihatannya menjadi terganggu ; bisa menjadi masalah serius-bisa jadi terkena toxemia atau keracunan kehamilan.Segera pergi ke petugas kesehatan. Jika memang menderita kehamilan toxemia, sangat penting untuk :

o Istirahat total di tempat tidur

o Makan diet sehat

o Jika tidak ada perubahan gejala , masih mengalami gangguan pengelihatan, bengkak wajah dan berbusa mulut (gejala epilepsy), segera pergi ke rumah sakit, atau mereka bisa meninggal.


Ingat ! – Keluarga sehat adalah keluarga berencana dengan jarak kelahiran normal- paling kurang 2 tahun di tiap jarak kelahiran.

sumber: bidanku

July 15, 2009 at 8:03 am 2 comments

MAKANAN YANG PERLU DIHINDARI SAAT HAMIL

Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan karena mereka dapat menyebabkan infeksi-infeksi seperti; salmonella,toksoplasmosis,listeria, E.coli, yang dapat membahayakan bayi dalam kandungan anda.

• Jangan makan daging mentah (sushi) atau yang dimasak kurang matang, karena mengandung Toksoplasmosis sebuah parasit yang dapat menyebabkan infeksi serius pada janin anda dan juga E.coli, yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin.

• Toksoplasmosis terdapat pada sayuran yang tidak dicuci dengan baik, oleh karena itu bersihkan sayuran anda dengan baik, apalagi untuk salad atau lalapan yang dimakan mentah. Hindari juga kotoran kucing atau bermain-main dengan kucing selama kehamilan karena mengandung toksoplasmosis.

• Jangan makan daging ayam dan telur yang dimasak kurang matang atau mentah , hindari makan hati ayam/daging yang mungkin sumber dari salmonella, yang dapat menyebabkan diare yang berat pada ibu hamil. Juga diperhatikan piring, alat-alat masakan yang terkena daging ayam mentah ini untuk dicuci.

• Ikan tuna steak, ikan sea bass, shark, atau ikan-ikan berukuran besar yang diketahui mengandung tingkat mercuri yang tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan saraf jika dimakan dalam jumlah besar. FDA rekomendasi ikan tuna dan ikan ukuran besar ini sebatas 12 ons perminggu

• Keju lunak seperti brie dan camembert, blueveined cheese juga keju dari susu kambing dan domba, serta jangan minum susu yang tidak di pasteurisasi. Semua produk ini mempunyai resiko membawa listeria. Listeria tipe bakteri yang mampu menembus plasenta dan menyebabkan infeksi janin, pada dewasa tidak ada gejala atau seperti flu. Listeria dapat menyebabkan keguguran,kelahiran premature, dan keracunan dalam darah. Sebaiknya hindari makanan jenis ini sampai melahirkan bayi anda.

• Jangan minum yang mengandung alcohol dapat menyebabkan kelainan perkembangan pada janin ada juga problem emosional pada bayi.

• Minuman yang mengandung cafein seperti kopi, teh sebaiknya di hindari atau dibatasi karena kopi dapat memperngaruhi berat badan rendah pada bayi, keguguran dan juga cafein mengurangi penyerapan zat besi.

Ingatlah perkembangan bayi dalam kandungan anda tergantung dari apa yang anda makan selama kehamilan.

sumber: .:infoibu:.

April 30, 2009 at 5:56 am Leave a comment

[LAGI] Mitos Seputar Kehamilan

Wanita hamil sering sekali terjebak dengan mitos-mitos yang muncul di masyarakat. Mungkin secara logika banyak yang tidak menerimanya, tapi sedikit yang berani untuk mengambil resiko bila mitos itu tidak dijalani.

Supaya Bunda tidak lagi bingung menebak-nebak, berikut keterangan dr. UF. Bagazi, SpOG yang biasa praktek di Brawijaya Women and Children Hospital.

1. Jangan makan nanas, tape, soda, kandungan bisa menjadi panas
Itu tidak benar, kandungan tidak akan terkontaminasi hanya dengan mengonsumsi nanas, tape dan soda. Hanya saja karena makanan tersebut mengandung gas, dikhawatirkan menimbulkan rasa tidak enak di uluhati yang kemungkinan besar mengakibatkan terjadinya hyperemesis (muntah berlebihan)

2. Makan pare atau sesuatu yang pahit membuat plasenta lengket
Plasenta menjadi lengket disebabkan karena saat penempelan plasenta terjadi, sebagian plasenta menempel lebih dalam bahkan bisa sampai menembus rahim, bukan karena makan pare atau sesuatu yang pahit.

3. Minum Minyak memperlancar persalinan kelak
Walau pun Bunda minum sebanyak-banyaknya, minyak tidak akan sampai ke vagina. Karena apa yang Bunda minum diserap oleh darah. Tidak ada pengaruhnya dengan persalinan.

4. Hindari Rontgen karena membahayakan perkembangan janin
Benar, rontgen sangat berbahaya terutama pada trimester pertama. Tetapi dr. Bagazi menyarankan sebaiknya hindari rontgen sama sekali saat hamil. salah satu resikonya dapat mengakibatkan kecacatan bayii bahkan bisa sampai keguguran. Efek radiasi memang tidak timbul dengan segera, baru akan timbul di kemudian hari.

5. Jangan ber-sauna pada saat hamil karena si bayi bisa panas
Tidak benar, sauna tidak akan membuat bayi kepanasan. Yang benar, saat sauna akan terjadi perbedaan suhu yang signifikan sehingga Bunda rentan mengalami dehidrasi, dehidrasi inilah yang berbahaya bagi janin.

6. Orgasme meningkatkan resiko keguguran
Bagi wanita yang sedang hamil normal tanpa pemberat, orgasme sama sekali tidak menimbulkan keguguran, sebaliknya beberapa ahli dalam penelitiannya mengatakan melakukan seks di saat hamil memiliki efek yang positif. Bahkan kalau dilakukan secara reguler bisa menurunkan resiko preeklamsi.

7. Mengonsumsi ikan mentah bayi menjadi bau amis
tidak ada hubungannya antara ikan mentah yang dimakan dengan bau amis yang timbul pada bayi. Hanya saja dikhawatirkan ikan yang belum matang terkontaminasi merkuri dan jika mengonsumsi merkuri berlebih dapat berpengaruh buruk pada kehamilan.

8. Minum air es bayi menjadi besar
Berat bayi ditentukan beberapa faktor, di antaranya ras, gaya hidup dan kadar gula yang meningkat (Diabetes mellitus). Jika dihubungkan dengan es, maka komponen gula dalam es the manis atau es sirup, dll inilah yang bisa membuat bayi besar.

9. Minum kacang kedelai membuat bayi putih bersih
kulit bayi ditentukan keturunan bukan dari apa yang dikonsumsi Bunda. Asalkan Bunda cukup minum air putih si kecil pun akan menjadi bersih.

10. Minum sari kunyit bisa keguguran
tidak benar. Meski kunyit seringkali dipakai untuk melancarkan haid tapi kunyit tidak berbahaya sehingga menimbulkan kegugura

April 29, 2009 at 2:03 am Leave a comment

Minum Air Putih Waktu Hamil

Tahukah Anda kalau air memiliki banyak keuntungan bagi ibu hamil dan juga bayinya. Air membantu mempersiapkan tubuh menghadapi berbagai perubahan tubuh secara psikologis, dari efek samping dan rasa tidak nyaman selama masa kehamilan.

Dengan meminum air putih sebanyak delapan gelas per hari, tubuh akan mendapatkan banyak keuntungan. Tapi ingat, minumlah air mineral atau air yang sudah matang untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Air yang masuk ke dalam tubuh dalam jumlah cukup, akan membantu menghilangkan sodium yang tak dibutuhkan dan mencegah infeksi urin atau Urinary Tract Infections (UTIs). Infeksi ini dapat menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi, apalagi hormon kehamilan menyebabkan Anda sangat membutuhkan banyak air. Sehingga meminum air yang cukup akan sangat membantu.

Air juga dibutuhkan untuk membawa nutrisi dari darah ke janin dalam kandungan, sehingga dibutuhkan sekitar satu gelas air setiap jamnya. Tak heran bila kecukupan minum juga mampu menghindarkan Anda dari kemungkinan lahir prematur di semester ketiga kehamilan.

Saat hamil, volume darah di dalam tubuh berlipat ganda dan saat usia kehamilan mencapai delapan minggu pembuluh darah Anda menipis. Nah, air dapat membantu mencegah terjadi hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Efek lainnya, dengan banyak minum Anda tak hanya terhindar dari morning sickness, tapi kulit pun semakin terlihat sehat dan tidak mudah berjerawat. Selain itu, konsumsi air putih yang cukup membantu mencegah terjadinya konstipasi (sembelit) dan penyakit hemorrhoids. Jadi jangan lupa untuk terus minum ya Bu!

April 28, 2009 at 6:42 am Leave a comment

SENAM HAMIL

Bagi anda calon ibu tentu sangat mendambakan kehadiran si kecil dengan sehat dan tentu saja sempurna. Pada saat anda hamil tidak harus berdiam diri saja tanpa melakukan sesuatu, selain menjaga pola makan yang sehat dan seimbang dengan asupan gizi dan nutris serta mineral yang cukup anda juga perlu memeriksakan kehamilan anda ke bidan atau dokter anda.

Selain hal di atas yang tidak kalah pentingnya yaitu melakukan senam kehamilan. Senam hamil adalah adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik atau mental, pada persalinan cepat, aman dan spontan.

Jenis olah tubuh yang paling sesuai untuk ibu hamil adalah senam hamil, disesuaikan dengan banyaknya perubahan fisik seperti pada organ genital, perut kian membesar dan lain-lain.

Dengan mengikuti senam hamil secara teratur dn intensif, ibu hamil dapat menjaga kesehatan tubuh dan janin yang dikandung secara optimal. Pada ibu hamil sangat dibutuhkan tubuh yang sehat dan bugar, diupayakan dengan makan teratur, cukup istirahat dan olah tubuh sesuai takaran. Dengan tubuh bugar dan sehat, ibu hamil tetap dapat menjalankan tugas rutin sehari-hari, menurunkan stres akibat rasa cemas yang dihadapi menjelang persalinan.

Sebelum memulai senam hamil, lakukan dulu gerakan pemanasan sehingga peredaran darah dalam tubuh akan meningkat dan oksigen yang diangkut ke otot-otot dan jaringan tubuh bertambah banyak, serta dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kejang/luka karena telah disiapkan sebelumnya untuk melakukan gerakan yang lebih aktif.

Perempuan mengandung yang mengikuti senam hamil diharapkan dapat menjalani persalinan dengan lancar, dapat memanfaatkan tenaga dan kemampuan sebaik-baiknya sehingga proses persalinan normal berlangsung relatif cepat.

Kapan dianjurkan mengikuti senam hamil? Jika kandungan mencapai 6 bulan ke atas, lakukan senam hamil, kecuali ada kelainan tertentu pada kehamilan. Sebelum memutuskan mengikuti senam hamil, diskusikan kondisi kehamilan dengan dokter atau bidan.

Bagaimana gerakan dasar senam hamil? Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti di rumah:

a. Duduk bersila dan tegak, kedua lengan mengarah ke depan dan santai. Lakukan sebanyak mungkin dalam posisi sehari-hari

b. Sikap merangkak, jarak antara kedua tangan sama dengan jarak antara kedua bahu. Keempat anggota tubuh tegak lurus pada lantai dengan badan sejajar lantai. Lakukan gerakan ini: Tundukkan kepala, lihat perut bagian bawah dan pinggang diangkat sambil mengempiskan perut dan mengerutkan lubang anus. Selanjutnya turunkan pinggang dengan mengangkat kepala sambil melemaskan otot-otot dinding perut dan otot dasar panggul. Lakukan gerakan ini sebanyak 8 kali

c. Lakukan sikap merangkak dengan meletakkan kepala di antara kedua tangan lalu menoleh ke samping kanan/kiri, selanjutnya turunkan badan hingga dada menyentuh kasur dengan menggeser siku sejauh mungkin ke samping. Bertahanlah pada posisi tersebut selama 1 menit, kemudian tingkatkan menjadi 5-10 menit atau sesuai kekuatan ibu hamil

d. Berbaring miring ke kiri (lebih baik ke arah punggung bayi), lutu kanan diletakkan di depan lutut kiri (ganjal dengan bantal). Lengan kanan ditekuk di depan dan lengan kiri letakkkan di belakang

e. Bernaring miring, kedua lutut dan kedua lengan ditekuk, bawah kepala diberi bantal, demikian juga bawah perut agar perut tidak menggantung. Tutup mata, tenang, atur nafas dengan berirama.

f. Berbaring telentang, pegang kedua lutut dengan kedua tangan dan rileks.

Lakukan kegiatan berikut:

Buka mulut secukupnya, tarik nafas dalam semaksimal mungkin, ketupkan. Mengejanlah seperti buang air besar, gerakan badan ke bawah dan ke depan. Setelah tak dapat menahan lelah, kembali ke posisi awal. Ulangi gerakan ini 3-4 kali dengan interval 2 menit.

April 28, 2009 at 6:24 am Leave a comment

Older Posts


Cara Aman Memasak dengan Gas


Blog Ayahnya Anak2

October 2014
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 50 other followers