Sekilas tentang Radang Tenggorokan

April 6, 2009 at 2:39 am Leave a comment

Penyakit ini kerap menyerang anak-anak. Dan ternyata, virus serta bakteri sama-sama jadi penyebabnya! Sebagai biang keladi radang tenggorokan, ternyata virus dan bakteri punya satu kesamaan. Keduanya sama-sama menyebabkan suhu badan si kecil meningkat, sampai lebih dari 38 ° C. Meski begitu, gejala-gejala yang menyertainya sangat berbeda.

Masalahnya, anak yang terlalu kecil biasanya belum bisa mengatakan apa yang dirasakannya. Jadi, kitalah yang harus memperhatikan apakah ia mengalami kesulitan dalam menelan makanan atau tidak. Dari sini, gejala-gejala lain umumnya akan ikut menyertai.

Menurut Ram Yogev, MD, dari Children’s Memorial Hospital, Chicago, Amerika Serikat, setiap tahunnya, jutaan anak mengunjungi dokter karena radang tenggorokan. Mayoritas radang tenggorokan terjadi akibat virus, bukan bakteri.

Sebagai catatan , penanganan radang tenggorokan akibat bakteri tetap harus dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah terjadinya komplikasi, yakni gangguan di bagian tubuh lain. Misalnya, di ginjal (nefritis), jantung (penyakit jantung rematik), dan sebagainya.

Tambahan info nich kalo bakteri yang jadi biang keladi radang tenggorokan, yakni Streptococcus grup A, biasanya tidak menyerang anak di bawah usia 3 tahun. Ini antara lain karena risiko mereka untuk terinfeksi bakteri lebih kecil ketimbang anak yang sudah sekolah.

Penanganan

1. Kalau penyebabnya virus, radang akan hilang sendiri, cukup tingkatkan daya tahan tubuh anak dengan cukup istirahat, minum banyak cairan (air putih atau jus buah), dan konsumsi makanan bergizi.
2. Kalau penyebabnya bakteri, biasanya si kecil akan diberi antibiotik (penisilin atau yang jenis yang lain)
3. Kalaupun anak demam, pemberian parasetamol/ asetaminofen/ ibuprofen diperbolehkan.
4. Bila sakit terus berlanjut hingga 5 hari dan kian memburuk disertai gejala lain yaitu Scarlet’s fever (ruam di perut, dada, dan tangan, serta kaki berwarna merah dengan permukaan kasar), segera bawa anak ke dokter.

Pencegahan

1. Gunakan masker terutama saat berkumpul dengan keluarga.
2. Tingkatkan frekuensi mencuci tangan, terutama sebelum memegang peralatan makan anak.

sumber: dokteranakku.com

Entry filed under: ANAK SAKIT. Tags: .

Sekilas Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Ibu Hamil harus Rawat Gigi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Cara Aman Memasak dengan Gas


Blog Ayahnya Anak2

April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Archives


%d bloggers like this: