Sekilas tentang HIV/AIDS

April 16, 2009 at 1:26 am 1 comment

SEJARAH AIDS

Penyakit AIDS, pertama kali ditemukan pada awal tahun 1980-an. Kebanyakan penderitanya adalah pria “gay”, sehingga pada waktu itu dinamakan “gay compromise syndrome” atau “gay-related immune deficiency”. Pada Juli 1982, jumlah kasus di Amerika Serikat dilaporkan berjumlah 452 orang.

Pada akhir 1982, dilaporkan seorang anak yang yang menerima transfusi darah menderita AIDS dan akhirnya meninggal dunia. Kejadian ini menimbulkan dugaan bahwa AIDS adalah penyakit yang disebabkan oleh agen penular (infectious agent). Setelah itu juga diketahui bahwa penyakit ini tidak hanya terjadi di Amerika, dan tidak hanya terjadi pada “gay” tapi juga pada laki-laik dan perempuan yang normal.

Pada bulam Mei 1983, grup peneliti dari Institute Pasteur, Prancis yang diketuai oleh Luc Montagnier berhasil mengisolasi virus yang diduga menjadi penyebab AIDS, dan virus ini kemudian diberi nama “lymphadenophaty-associated virus” (virus perusak limpa). Setahun berikutnya, Robert C. Gallo dan kawan-kawan dari National Cancer Institute, Amerika berhasil mengisolasi virus penyebab AIDS yang dinamakan HTLV-III (Human T cell Lymphotropic Virus, type 3). Dengan diisolasinya virus ini, semua orang optimis kalau AIDS bisa segera diatasi dengan menggunakan vaksin. Bahkan pada saat itu, sekretaris Healt and Human Service, Amerika Serikat, Margaret Hecker mengatakan bahwa vaksin yang siap uji akan diperoleh dalam dua tahun mendatang. Namun kenyataannya tidah semudah itu dan terbukti sampai sekarang belum ada vaksin yang ampuh.

Karena virus LAV dan HTLV-III adalah sama, pada tahun 1986, komite internasional untuk taksonomi virus (the International Committee on the Taxonomy of Viruses) sepakat untuk tidak memakai nama LAV atau HTLV-III, dan memberi nama baru yaitu HIV.

Dua puluh tahun telah berlalu sejak ditemukannya HIV. Dalam rangka peringatan 20 tahun penelitian HIV, pada bulan Juli 2003 jurnal Nature Medicine menerbitkan edisi khusus yang menfokuskan pada HIV. Penerbitan ini bersamaan dengan International AIDS Society Conference on HIV Pathogenesis and Treatment yang diadakan di Paris pada Juli 2003 yang lalu.

Penelitian mengenai HIV dimulai sejak tahun 1983, dimana grup peneliti Prancis yang diketuai oleh Luc Montagnier menduga bahwa ada hubungan antara retrovirus dengan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Setahun berikutnya, Robert C. Gallo dan kawan-kawan berhasil mengisolasi retrovirus dari pasien AIDS. Virus ini kemudian diberi nama HIV (Human Immunodeficiency Virus).

Sampai saat ini, lebih dari 20 juta jiwa telah meninggal karena AIDS. Dan sekarang diperkirakan penderita AIDS berjumlah lebih dari 42 juta. Jumlah ini terus bertambah dengan kecepatan 15,000 pasien per hari. Jumlah pasien di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara sendiri diperkirakan berjumlah sekitar 5,6 juta.

Sejak penemuannya, ribuan peneliti di seluruh dunia telah ikut berperan dalam penelitian HIV. Lebih dari 125 ribu artikel tentang HIV telah dipublikasi, namun masalah AIDS masih belum terpecahkan.

Apa yang aman untuk AIDS?
• HIV tidak ditularkan melalui kontak sosial seperti berjabat tangan & ciuman persahabatan
• Alas tidur yang dipakai bersama
• Tinggal bersama dalam rumah,flat atau tempat kerja
• Makanan yang dimakan bersama
• Batuk & bersin
• Menangis
• Makan di restaurant

Apa yang tidak aman untuk AIDS?
• Melakukan hubungan seksual berganti-ganti pasangan (many kind of styles)
• Memakai alat artifisial seperti vibrator secara bergantian
• Jarum suntik & alat dipakai bergantian bila anda pecandu narkotika
• Menyumbang darah
• Menyumbang sperma

Tanda-tanda AIDS
Perjalanan infeksi HIV dapat melalui beberapa stadium,walaupun hal ini bervariasi antara satu orang dan orang lain.

Stadium perkembangan HIV
• Stadium 1:HIV masuk ke tubuh & bersembunyi.
• Stadium 2:Tes darah spesifik dapat menunjukkan bahwa orang tersebut mempunyai antibodi terhadap virus.Anda mungkin tetap sehat dalam jangka waktu cukup lama(10 tahun atau lebih) tetapi selama 10 tahun itu anda tetap dapat menularkan virus ke orang lain.
• Stadium 3:Gejala-gejala dini dapat timbul.Gejalanya dapat berupa penurunan berat badan,demam tinggi,berkeringat hebat waktu malam,ruam kulit,& diare terus menerus
• Stadium 4:Pengaruh virus terhadap sistem kekebalan tubuh dapat menimbulkan penyakit hebat.Beberapa penyakit yang sering terjadi adalah pneumonia,kanker,& kerusakan otak.Pada stadium ini orang dikatakan AIDS.

Tes apa yang dilakukan?
• Tes darah
• Hasilnya biasanya selesai dalam satu sampai empat minggu tetapi tes tidak memberikan hasil yang tepat setelah beberapa bulan setelah virus masuk ke dalam tubuh
• Tes positif menunjukkan bahwa seseorang telah terinfeksi oleh HIV
• Tes hanya dapat memastikan bahwa anda mengandung virus tapi tidak dapat memastikan bahwa anda tidak mengandung virus

Apa makna hasil tes?
• Hasil negative (-) berarti bahwa antibodi terhadap virus belum dideteksi.Karena dibutuhkan waktu untuk membentuk antibodi setelah terinfeksi oleh HIV.Hasil negatif tidak menyatakan seseorang tidak menular ,virus mungkin ada,tetapi antibodi yang dideteksi belum terbentuk
• Hasil positif (+) menyatakan bahwa telah terjadi infeksi oleh HIV

Apa yang sebaiknya anda lakukan bila hasil tes anda positif????
• Carilah seseorang yang dapat anda percaya untuk membicarakan ketakutan & kecemasan anda
• Makanlah makanan yang bergizi
• Olahraga secara teratur
• Cukup tidur & istirahat
• Tidak merokok & minuman beralkohol
• Mempertahankan kebugaran akan membantu melawan infeksi

Bagi wanita yang terinfeksi HIV, apa yang harus dilakukan?
• Bila anda memutuskan untuk hamil,atau bila sedang hamil, bicarakan kemungkinan risiko anda & anak anda dengan seseorang yang dapat memberi penjelasan misalnya dokter langganan anda
• Jangan menyusui & menjadi donor darah

Dukungan kepada penderita AIDS:
• Beritahukan informasi tentang masalah yang akan mereka hadapi & beri tahu cara untuk mengatasinya
• Pergilah keluar bersama & mengunjungi orang lain
• Tawarkan bantuan pada suatu hal yang menyulitkan penderita
• Bila anda berada di tempat lain,pertahankan hubungan dengan menulis surat atau menelepon
• Komunikasi yang terbuka & jujur adalah penting.Berbicara terbuka & jujur akan membantu penderita AIDS terbuka dengan anda.Bicarakan tentang penyakitnya bila hal ini yang dia inginkan.Banyak orang menyesali penyakitnya & merasa lebih baik bila ada seseorang yang dapat berbagi rasa

Cara mencegah penularan virus HIV:

• Setia pada pasangan atau tidak melakukan hubungan seksual sama sekali sebelum menikah
• Jangan menggunakan jarum suntik secara bergantian
• Wanita HIV positif, sebelum hamil atau sedang hamil sebaiknya minta nasehat pada dokter
• Tidak melakukan transfusi darah
• Meningkatkan ketaqwaan terhadap Tugan Yang Maha Esa.

Mencegah dengan memakai kondom???

Tidak aman, karena pori-pori kondom 1/60 mikron dalam keadaan tidak teragang. Sedangkan dalam keadaan teragang akan meningkat sampai 10 kali lipat. Sementara itu ukuran virus HIV 1/250 mikron…

Hmmm…………..

Entry filed under: awas penyakit. Tags: , , , , .

Malaria Demam Berdarah Dengue

1 Comment Add your own

  • 1. Agnes Manalu  |  November 12, 2013 at 9:45 pm

    Thanks infonya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Cara Aman Memasak dengan Gas


Blog Ayahnya Anak2

April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Archives


%d bloggers like this: