Kenaikan Berat Badan Selama Hamil

July 28, 2009 at 8:33 am 1 comment

Note that everywoman has different shape and look of shape. Ada yang bakatnya hamil mungil, sampe melahirkan orang ga tau kalo dia hamil. Bayinya oke2 saja. Ada yang baru hamil 3 bulan, mau nyimpen surprise keburu ditanya orang. Eh, ga hamil dikira hamil, hehehe…
Bb dan tingginya sama, tapi kok penampakannya lain?

Yang harus dilakukan adalah:
Mengukur BMI (Body Mass Index) untuk mengetahui apakah kita over atau underweight. Caranya: bb dibagi tb2, satuannya dalam metriks (kg/m2). Bisa juga mengukur % lemak, pake alat lebih canggih oleh ahlinya. Normal % lemak buat perempuan adalah 22-25%. Penghitungan lain lagi bagi mereka yang punya ‘tulang gede’

Kemudian bandingkan dengan tabel kenaikan bb untuk hamil:
BMI Klas Total naik trimester 1 trimester 2/3

obesitas 15-20 lbs 1 lb/m 0.5 lb/w
hamil kembar – 35-40 lbs – –

Pada kasusku, bb awal: 116.5lb, tinggi 5.03″. BMI=4.6, klas=underweight. Seharusnya total naik bb: 35-40. Pada bulan 5.5 sudah naik 32lbs, waw… hihihi… mefet banget ya…

Kenapa harus diketahui? Apa sih efeknya? Paling utama berpengaruh adalah pada kondisi sebelum kehamilan. Hubungannya sih dengan fertility. Perempuan yang under-overweightnya extrim, cenderung gak vertil. Banyak penjelasannya.

Dalam kehamilan, usahakan agar:
Keep on track. BB naik seperlunya. Kenapa? Ya kan kita hamil, ada bayi yang berkembang ditubuh kita, masa bb kita ga naik.
Kebanyakan naik bb ketika hamil bisa berakibat gestational diabet dan preeclampsia, m/c dan birth deffect. Jangan diet ketika hamil, bisa menyebabkan hormon tidak stabil. Syerem ya? Iya, yang syerem2 harus diketahui agar kita waspada. Tanggung jawab orang hamil gede ya😉
Kebanyakan naik bb ketika hamil, berpotensi obesitas beberapa tahun sesudahnya.

Namun… namun yaaa… Kalo semuanya sudah normal. Pola makan teratur dan rapi, kita juga ga lupa exercise, trus kok masih gitu aja sih, tetep aja bb ga naik2 atau bbnya naik banyak. Kembalikan pada diri kita sendiri:
– Do we feel fine? Kalo kita merasa nyaman, ya oke2 saja.
– Talk to doctor. Makanya kita harus check-up rutin. Dia ahlinya dan bisa membaca data kita secara ilmiah. Once s/he said you both fine, so it’s fine. Kadang ada juga sih dokternya kalo ngomong nyebelin, kadang juga mereka nakut2in ‘jangan begini, ntar begitu, harus begini, biar begitu’. Tapi tetep pasti keluar kata2: ‘normal/baik2 saja’, itu yang kita pegang.

Sesimple itu kah? Ga. Masih ada faktor lain yang ga kalah penting, hihihi…
Komentar orang lain, pertanyaan, tanggapan, tatapan ‘kekaguman’ atau bahkah memelas ;)) Wajar ya. Katanya orang hamil itu sensi habis, pengaruh hormon. Sementara urusan bb itu, jangan kata yang hamil, yang ga hamil aja suka tengsin kalo dikomentari penampakannya.

Kasian ya, kecil amat, bayinya kurang makan ntar
Gede amaaaat… Yakin ga kembar? Gimana ntar 9 bulannya?
Bbnya ga bole berkurang loh
Bbnya ga bole kebanyakan naik loh

Sometime people doesn’t know how rude they words for our moment. Stranger, beloved husband, parents, closefriend, or even another pregnant women. They could do that. Bikin bingung, panik, dan empet juga kadang ya.

Lha terus aku sendiri? Waktu hamil pertama, emang gede banget. Padahal susah makan, tapi emang ga bisa gerak banyak gara2 lower back pain itu. Kaki bengkak segede bayi gajah. Muka tembem. Wah payah. Tapi test ini test itu, dokter berkesimpulan aku baik2, ya udah mo gimana lagi.
Hamil kedua ini, baru 5 bulan udah kayak mo melahirkan, hihhi… Iya, banyak pertanyaan dan komentar juga. Minggu 26 udah naik 32 (seharusnya 20lbs saja). Huhu… andai hamil bisa size zero, hahaha…
But I am feel fine, happy, and healthy. Dokter juga bilang ga apa2. Malah dia the only one whi say as what I want to hear😀 : “iya lah, udah setengah jalan, tentu saja gede, bbnya ga masalah kok, cuman naik 8 lb” Cieee… hihihi…

Baru mau test diabet besok selasa, moga2 ga apa2.

Sumber: I am pregnant forum. Click aja untuk lebih jelas. Di situ kita juga bisa menghitung MBI kita.

*Hasil test diabet dan anemiaku menunjukan aku normal. Artinya kelebihan bbku tidak membahayakan.

sumber: keseharian

Entry filed under: KEHAMILAN. Tags: , , .

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Selama Hamil [BLIGHTED OVUM] Kehamilan Kosong

1 Comment Add your own

  • 1. kelly amareta  |  September 1, 2009 at 1:20 am

    selamat atas kehamilannya
    semoga dikarunia anak yang sehat dan lucu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Cara Aman Memasak dengan Gas


Blog Ayahnya Anak2

July 2009
M T W T F S S
« May   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Archives


%d bloggers like this: